SPEAK YOURSELF! MYSELF!

 

SPEAK YOURSELF, MY SELF



Karangan ini ditulis dari masa lalu untuk memberi semangat dan kepercayaan akan diri sendiri di masa depan. Halo! Salam dari dirimu yang kemarin, jadilah lebih baik diriku yang besok dan diriku yang akan datang.

Kurasa ada banyak rasa cemas yang sering muncul dalam diri ini. Khawatir akan banyak hal dan membuatmu ragu akan dirimu sendiri. Semangat mulai menciut, rasa malas yang mulai menghantui dan mulai membenci dirimu sendiri. Kenapa? Karena kau tidak tahu siapa kau yang sebenarnya. Kau tidak tahu akan dirimu sendiri. Dalam beberapa hal pun, kau bahkan benci akan dirimu sendiri. Kau tidak bisa menerima dirimu sendiri. Selalu melihat orang lain dan berpikir hidup mereka lebih baik.

Cobalah berbicara pada dirimu sendiri, try to speak yourself. Sebenarnya apa yang kau inginkan dalam hidup ini? Apa tujuanmu untuk hidup ini? Singkirkan dulu rasa cemasmu itu. Pikirkan dengan baik – baik. Sebenarnya, rasa cemas yang kau miliki hanyalah imajinasimu saja. Imajinasi itu mulai menguasai dirimu dan membuatmu berpikir banyak hal yang bahkan mungkin tidak akan terjadi.

Memang hal ini sering sekali terjadi. Mungkin kau membuat standar yang tinggi untuk hidupmu. Tanpa tahu bagaimana kemampuanmu yang sebenarnya. Tapi, berusahalah untuk menyingkirkan rasa cemasmu. Singkirkan pikiran tentang betapa tidak berdayanya dirimu. Kau bahkan belum mencoba hal – hal yang ada dipikiranmu. Kau hanya memikirkan tanpa melakukannya. Kau belum mencobanya. Jadi bangkitlah dan coba hal itu.

Percayalah dirimu pasti bisa. Setelah kau memahami dirimu, mari kita coba untuk menerima segala sisi kekuranganmu. Di dunia ini, tidak ada satu orangpun yang sempurna. Bahkan seorang idol saat akan tampil di hadapan beribu fansnya pasti juga mempunyai rasa gugup. Kenapa? Karena mereka juga hanyalah seorang manusia. Tapi mereka bisa melalui semua itu. Mereka bisa mengalahkan rasa gugup itu. Mereka sudah menemukan tujuannya dan memahami dirinya. Saat itulah mereka mulai menerima dirinya dan segala kekurangannya.

Begitu pula dengan dirimu. Jangan memikirkan apa yang sekiranya akan di pikirkan orang lain tentang dirimu. Singkirkan pikiran itu dan mulailah untuk menerima dirimu sendiri. Kamu adalah kamu. Di dunia yang besar ini, dirimu hanya ada kamu seorang dan tidak ada yang lainnya. Tidakkah kamu bersyukur? Tuhan selalu memberikan yang terbaik bagi hambanya. Meskipun kamu sering merasa ada kekurangan, tapi sebenarnya itu adalah kelebihan dari dirimu yang tidak ada di orang lain. Syukurilah akan dirimu sendiri. Pahamilah dirimu. Terimalah dirimu dan segala kekuranganmu dan yakinilah di balik segala kekuranganmu, pasti ada sesuatu yang hanya kau miliki. Bahkan orang lain akan menganggap itu adalah kelebihan dari dirimu.

Juga jangan lupa untuk mencintai dirimu sendiri. Ada orang bilang bahwa mencintai orang lain mungkin lebih mudah daripada mencitai dirimu sendiri. Benar adanya, bahwa mencintai dirimu sendiri memang lebih sulit dibandingkan kau jatuh cinta dan menaruh hati pada orang lain. Inilah inti dari semua tulisan di atas. Cintailah dirimu sendiri sesudah kau memahami dan menerima dirimu. Karena kau adalah satu – satunya yang harus kamu cintai di dunia ini. Dirimu yang bersinar dan berharga.

Jangan membuang dirimu dengan sia – sia. Cintailah dirimu sendiri sebelum kau mulai menaruh hati pada orang lain. Meskipun banyak orang yang bilang bahwa kamu memiliki banyak kekurangan. Meskipun rasa cemasmu mulai membesar dan imajinasi liar tentang kekurangan dari dirimu mulai menguasai. Ingatlah selalu bahwa kau adalah yang terbaik. Tuhan menciptakan dirimu dengan sangat baik. Sadarlah bahwa memang kamulah yang harus kamu cintai. Dirimu sangat berharga begitupula dengan jiwamu. Jangan dengarkan orang lain bila berkata buruk. Hidupmu adalah milikmu. Kamu adalah yang paling berharga.

Diriku yang kemarin, diriku yang hari ini dan diriku di esok hari. Kini kita setidaknya telah belajar untuk mencintai diri kita sendiri. Teruslah berlari dan kejar mimpimu. Lupakan rasa cemas dan yakin pada dirimu, bahwa kau yang terbaik dan kau pasti bisa. Jadi, mulailah untuk memaafkan dirimu sendiri dan cintai dirimu sendiri.

Speak Yourself, Face Yourself,  Believe in Yourself, Love Yourself and Be Yourself!


 

Tulisan ini dibuat oleh Adhela Marsyanda Putri dari Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Cluster 32 untuk memenuhi penugasan Raja Brawijaya 2020.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar